Friday, October 17, 2008

Separuh naFas...

Separuh nafas ku terbang
Bersama dirimu
Saat kau tinggalkanku


sudaH 18 HarI seJak maMa perGi, beLUm perNah sekaLIpuN kuLiHat paPa terTawa lePas sePerTi saaT paPa mengOda maMa DuLu. janGAnkaN taWa,seNyuMnya Pun kinI suLIt sekaLI terLihaT.

PaPa riNdU maMa..
kerInduAnnYa memBuaT suLit TiduR, tiDak biSa berkOnsenTrasI, baHkan serIng meniNggaLkaN pekerJaaNnya di kanTor.

PaPa begiTu mencinTai mama..
waNita yaNG meneManiNya seLama 33 taHUn.
WaniTa yaNG seLalu meNunggUnYa seTiaP soRe haRi, yaNG seLalu menyIapKan maKannYa, miNUMnya..

PaPa sepErtI kehiLangaN pegaNgan..
seRiNg meLamun, daN menaTap kekoSongaN
seTiaP waKtu luaNgnYa diHabisKan di siSi maKam maMa seoRang diRi
menaNGis, berdOa, meRataP
maTa PaPa muLaI bengKak, kerpuT tiba-tiBa haDir taNpa diuNdang

Pa...
JadIlaH kuaT..
eNGkaU maSih memiLiki 3 biDadaRi yaNg buTuH diriMu
buTuH kasiHmu
buTuh aDamU

kaMI seMUa riNdu MaMa, tiDak haNya engKau
kaMi semuA menCinTainYa,
TetaPI kaMi juGa menCinTaiMu Pa...

jaDiLah teGar Pa...

4 comments:

Anonymous said...

Dear Yulia,
apalagi alm mama mu meninggal nya mendadak, tentu nya amat sangat mengejutkan. Banyak orang yang disayang Allah dipanggil begitu. Namun tetaplah berkomunikasi dengan alm melaui doa. Dulu juga begitu, saat saya ditinggal mendadak oleh alm papa saya. Hampir tiap pulang kerja, saya dengan motor ke sisi makam papa n berdoa.
Kiranya Allah memberikan tempat di sisi Nya, juga pada papa dan 3 bidadari yang ditinggalkan nya diberikan ketabahan dalam cobaan berat dari Allah ini.

Anonymous said...

Dear Yulia,
apalagi alm mama mu meninggal nya mendadak, tentu nya amat sangat mengejutkan. Banyak orang yang disayang Allah dipanggil begitu. Namun tetaplah berkomunikasi dengan alm melaui doa. Dulu juga begitu, saat saya ditinggal mendadak oleh alm papa saya. Hampir tiap pulang kerja, saya dengan motor ke sisi makam papa n berdoa.
Kiranya Allah memberikan tempat di sisi Nya, juga pada papa dan 3 bidadari yang ditinggalkan nya diberikan ketabahan dalam cobaan berat dari Allah ini.

sano said...

jadi inget waktu 7 harian. ketika papamu berbicara atau menyebut mamamu aura matanya menjadi berubah. bercahaya namun nyalanya seperti lilin. menerangi tapi menghabisi dirinya. ada cinta dan kesedihan yg mendalam..

orang akan selalu mencari arti kehilangan. proses itu adalah sesuatu yg manusiawi. ketika lahir,kita menangis, karena kita berada jauh dari ZAT YG AGUNG,yg menciptakan kita. ruh kita senantiasa mencari arti kehilangan ini. ada yg salah jalan ada yg tetap lurus. kematian hanyalah tahapan perjalanan kita tadi. bukankah sejatinya kita akan kembali pada-NYA?

Ketika kematian memisahkan kita dari seseorang pun kita mencari arti kehilangan tadi. mencoba memaknai. dan dari sorot mata papamu, kuyakin beliau akan memaknainya dengan bijaksana. rasa cintanya kepada istrinya akan menjadi anugerah untuk membimbing bidadari2 terindah yg dititipkan permaisuri hatinya. semoga beliau senantiasa diberi ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan.. karena senantiasa permaisurinya akan hidup didalam hatinya... amin..

Nabi Ibrahim AS berdoa: ''Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapakku dan sekalian orang mukmin pada hari terjadinya hisab.'' (QS Ibrahim (14): 41)

PS:km jg berdoa ya,karena doa anak shaleh tak akan pernah putus. jangan besedih lgi. jgn bebani mamamu n temani papamu. bahagiakan beliau. cheer up ;) *bukan bermaksud menggurui ;p

wassalam,
.sano

Djeblog said...

Ikut berduka ya Yulia, aku sudah lama tidak berkunjung kesini jadi tahu nya terlambat.